Bagi para pemilik toko online, pasti sudah mengenal sistem pembayaran online menggunakan kartu kredit, sistem ini dikenal cepat dan mudah. Bagi mereka yang menyediakan produk yang akan dikirimkan ke seluruh penjuru dunia, tentunya sistem pembayaran ini menjadi sistem pembayaran favorit, dimana dana akan langsung masuk ke rekening kita secara instant. Tidak perlu ribet menggunakan transfer bank yang memakan waktu dan biaya lebih, tidak perlu jauh-jauh harus datang ke belahan penjuru lain untuk dapat membeli barang yang diinginkan. Semua nampaknya dapat teratasi dengan mudah dengan adanya alternatif pembayaran menggunakan kartu kredit secara online.
Namun, bagi mereka yang baru saja membangun toko online mereka, dan mulai berusaha untuk melebarkan sayapnya agar dapat melakukan penjualan dengan target penjualan ke luar negeri, tentunya sistem pembayaran ini masih banyak dipertanyakan, amankah?
Karena secara fisik, kita tidak mengetahui siapa pembeli kita, dan apakah alamat yang pembeli gunakan tersebut valid atau tidak. Bagaimana jika pembeli menggunakan kartu kredit curian? Tentunya pertanyaan ini mejadi suatu topik yang dapat mengganggu pemikiran kita untuk menerima pembayaran menggunakan kartu kredit secara online. Ada beberapa teknik bagi kita, yang mempunyai toko online, yang ingin menerima sistem pembayaran online dengan kartu kredit:
Tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati dalam melakukan penjualan barang dengan sistem pembayaran kartu kredit, karena yang menanggung resiko nya adalah kita sendiri. Jika memang ragu-ragu, mintalah data informasi pelanggan yang lebih valid, seperti fotokopi TANDA PENGENAL yang valid, dan data lainnya yang bisa mendukung keamanan anda dalam menjual produk anda, terutama yang bernilai mahal.

